Skip to main content

Goa Sedalam 1.026 meter ditemukan di China

Baru-baru ini, sekelompok ekspedisi Inggris datang ke China, selama beberapa bulan mereka berpetualangan, selama perjalanan mereka di sana, mereka secara tidak sengaja menemukan sebuah lubang goa dengan kedalaman 1.026 meter. Menurut penuturan anggota tim penjelajah, ketika mereka pertama kali melihat goa sedalam itu, semua tercengang, gua yang ditemukan diyakini adalah salah satu goa paling dalam di dunia.

Laporan itu menyebutkan bahwa kelompok penjelajah setelah berjalan melewati banyak bukit dan gunung, akhirnya mereka sampai ke sebuah desa kecil di Tianxin. Di bawah panduan penduduk lokal mereka dibawa ke sebuah goa yang sangat dalam. Menurut hasil penelitian, kedalaman guo tersebut mencapai 3.100 kaki, atau 1.026 meter. Kedalaman tersebut bisa dijajarkan dengan beberapa goa yang sangat dalam di dunia.

Anggota tim penjelajah dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa sepanjang proses pendakian, mereka tidak cukup berani untuk memandang ke bawah. Karena jika memandang ke bawah, lubang yang sangat dalam akan membuat orang pusing, bahkan pendakian gunung yang berpengalaman juga tidak berani untuk merasakan tekanan ketakutan dari ruang panjang dan sempit serta mendalam.

Menurut cerita mereka, seluruh team penjelajah tinggal di China selama beberapa bulan, hanya di desa kecil ini saja mereka sudah menghabiskan waktu dua bulan. Semua anggota tim ekspedisi telah dikejutkan dan dimabukkan oleh pemandangan alam yang fantastis ini. Bersama tim tersebut masih ada seorang fotografer, ia mengambil semua foto secara detail di berbagai tempat di dalam goa, dan telah membuat orang-orang di dunia penasaran untuk melihat pemandangan indah ini.


Tim penjelajah memperkenalkan, sekarang ini, goa tersebut adalah gou yang paling dalam di China, dan bisa disejajarkan dengan goa terdalam di dunia lainnya. Goa paling dalam adalah Krubera Georgia di Eropa, kedalamannya mencapai 6.822 kaki atau 2.080 mete. Kedua, adalah gua Lamprechtsofen di Austria, kedalamannya 1.631 meter; dan yang ketiga adalah goa Gouffre Mirolda, yang terletak di Prancis, kedalamannya 5.335 kaki atau 1.626 meter.






Yang menarik adalah gunung tertinggi di dunia adalah Mount Everest ketinggiannya 8.848 meter, jika gua-gua ini bisa dibalik, goa tersebut juga dapat bertanding dengan Mount Everest.

Popular posts from this blog

Penemuan artefak misterius di Mars

Adakah kehidupan di Planet Mars ? Mungkin ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para ilmuwan. Mars sendiri telah menjadi objek spekulasi bagi banyak orang. Pertama kali Mars diobservasi adalah pada abad ke-17. Dan baru 2 abad kemudian, para astronomer mengetahui adanya kemiripan antara Mars dan Bumi. Contoh, panjang 1 hari di Mars hampir sama dengan di Bumi, yang artinya Mars mengalami musim-musim seperti yang ada di bumi. Perkiraan ini memunculkan teori adanya sebuah bentuk kehidupan di Mars. Tahun 1854, William Whewell, seorang fellow di Trinity College, Cambridge mengeluarkan teori bahwa di Mars terdapat laut, daratan dan bahkan bentuk kehidupan. Teori tentang kehidupan di Mars akhirnya benar-benar populer pada akhir abad ke-19 ketika sebuah observasi teleskopik atas permukaan Mars menemukan adanya kanal-kanal misterius. Pada tahun 1906, Seorang yang bernama Percival Lowell menerbitkan sebuah buku berjudul Mars , yang diikuti sequelnya Mars and its canals . Dalam ...

10 Lokasi Harta Karun Misterius

Akhir-akhir ini ramai diperbincangkan tentang penemuan harta karun di sekitar pulau jawa, tepatnya di lautan hindia didaerah perairan subang jawa barat, namun sebenarnya sudah ada beberapa harta karun yang di temukan oleh manusia, berikut daftarnya : 10. Yamashita Treasure, Philipines Harta karun Yamashita, Adalah harta yang dijarah oleh pasukan Jepang pada Perang Dunia II, Lokasi ini berada di sebuah Teluk di Philipina, Banyak yang percaya akan ada nya harta ditempat ini, tapi karena medannya telah berubah, harta ini semakin sulit dicari.

Penjelasan ilmiah Tragedi WTC

Afghanistan dan Irak dirudal atas nama perang melawan terorisme. Sedangkan kita tahu, Pemerintah Taliban sampai detik-detik terakhir tembakan salvo mesin perang Amerika tetap bersikukuh tidak tahu-menahu soal Tragedi WTC.Rezim Saddam Hussain pun tidak memiliki senjata pemusnah massal seperti dituduhkan Washington. Bahkan, Kepala Tim Inspeksi Senjata Nuklir Mayjen Keith Dayton yang dikirim oleh Pentagon dengan 1.400 pakar nuklir juga tak menemukan secuil molukel atom di Irak. Jadi, gempuran ke Kabul dan Baghdad menyisakan misteri tersendiri. Hal ini sama misterinya dengan Peristiwa 11 September 2001 itu sendiri. Ada sejumlah pertanyaan yang sangat layak diajukan: benarkah Gedung WTC di New York hancur akibat hantaman pesawat? Apakah mungkin gedung yang disangga baja itu meleleh hanya karena api? Mengapa jet-jet tempur AS tidak mengudara? Siapa sesungguhnya dalang di balik Tragedi 11 September? Apa kepentingan Washington dan Pentagon? Apa kaitannya dengan kepentingan energi di beberapa d...